LUMAJANG – Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di MTs Negeri 1 Lumajang berlangsung meriah dan penuh makna pada Senin, 24 November 2025. Mengusung semangat “Guru Berdaya, Indonesia Jaya,” MTsN 1 Lumajang menggelar upacara bendera yang sangat istimewa, di mana seluruh petugas upacara adalah para ustadz/ustadzah dan tenaga kependidikan.
Keunikan lain yang menarik perhatian adalah penampilan para ustadz/ustadzah yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai simbol persatuan dan kekayaan budaya bangsa, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebhinekaan kepada seluruh peserta didik.


Aksi Ustadz/ustadzah Memukau Siswa
Kepala MTsN 1 Lumajang, Bapak Mohammad Safik,S.Pd.,M.Pd yang bertindak sebagai pembina upacara. Sementara itu, jajaran ustadz/ustadzah tampak gagah dan anggun dalam balutan busana tradisional, mulai dari Baju Sakera Madura, Ulos, Baju Koto Gadang, Pakaian Adat Jawa, hingga Kebaya.
- Pemimpin Upacara tampil berwibawa dengan Pakaian Adat Banyuwangi.
- Pengibar Bendera yang biasanya diperankan oleh Paskibra, kali ini adalah ustadz/ustadzah yang terampil dan kompak dengan Pakaian Adat Minang dan Jawa, melaksanakan tugas dengan khidmat.
- Pembaca Teks UUD 1945 mengenakan busana khas dari Sumatra Barat, dan ustadz/ustadzah lainnya bertugas sebagai pembaca doa, dan dirigen, semuanya dalam balutan adat nusantara.
Para siswa yang menjadi peserta upacara tampak antusias dan tak henti-hentinya memberikan tepuk tangan. Mereka terkesan melihat ustadz/ustadzah yang sehari-hari mengajar mata pelajaran kini tampil berbeda, berperan aktif dalam upacara dengan balutan pakaian yang indah dan sarat makna.




Pesan Kebinekaan dan Apresiasi
Dalam amanatnya, Kepala MTsN 1 Lumajang Bapak Mohammad Safik,S.Pd.,M.Pd menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ustadz/ustadzah atas dedikasi dan pengorbanan mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa. Beliau juga menekankan pentingnya peran ustadz/ustadzah sebagai teladan dalam menjaga persatuan dan menghargai perbedaan.
“Hari ini, kita tunjukkan bahwa kebhinekaan adalah kekuatan kita. Ustadz/ustadzah telah menjadi contoh nyata bahwa perbedaan dalam pakaian adat ini tidak menghalangi kita untuk bersatu dalam tugas suci mendidik anak-anak. Terima kasih, para ustadz/ustadzah hebat, yang telah menjadi cahaya bagi masa depan bangsa,” ujar Kepala MTsN 1 Lumajang Bapak Mohammad Safik,S.Pd.,M.Pd
Acara ditutup dengan foto bersama ustadz/ustadzah berbusana adat yang mengabadikan momen penuh kehangatan ini. Peringatan Hari Guru Nasional di MTsN 1 Lumajang tahun ini sukses menjadi perpaduan harmonis antara penghormatan profesi mulia dan perayaan kekayaan budaya Indonesia.



Pengunjung hari ini : 45
Pengunjung bulan ini : 1276
Total Pengunjung : 203499
Pengunjung online : 0